Penelitian ini didasari pada kenyataan bahwa pembelajaran mengenal pecahan dan urutannya di kelas IV SD Negeri Banjaratma 02 masih berlangsung secara konvensional. Artinya, guru menjelaskan materi pelajaran kemudian memberikan contoh soal dan penugasan, padahal dilihat dari aktivitas siswa pada saat pembelajaran berlangsung, nampak beberapa siswa melakukan diskusi tanpa disuruh guru. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya dalam materi ajar mengenal pecahan dan urutannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dibagi kedalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu dari nilai rata-rata 64,42 menjadi 78,53. (2) Pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas siswa. (3) Penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tutor sebaya dapat mengembangkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran.
Copyrights © 2017