Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kontekstual dan untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar pada materi pokok menjumlahkan dan mengurangkan berbagai bentuk pecahan. Metode penelitian, penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus tiap siklus ada 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis persen dengan membandingkan besarnya ketuntasan belajar dengan indikator yang telah ditetapkan. Hasil penelitian diperoleh hasil aktivitas perbaikan pembelajaran dikategorikan baik, dengan rata-rata nilai 3,6 (skala 1-5) pada siklus I dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai nilai rata-rata 4,8 (skala 1-5), berarti meningkat menjadi baik. Prestasi belajar siswa sebelum perbaikan rata-rata 49 (skala 10-100) meningkat menjadi cukup dengan nilai rata-rata 62 (skala 10-100) pada siklus I. Kemudian pada akhir siklus II peningkatan dikatakan baik sekali karena mencapai nilai- rata-rata 77 (dalam skala 10-100). Peningkatan hasil belajar meningkat melalui aktivitas-aktivitas (a) pemberian appersepsi yang menarik, (b) melibatkan siswa dalam pembelajaran, (c) pengaktifan siswa dalam bertanya jawab dan diskusi kelompok, (d) pengaktifan siswa dalam kegiatan latihan, dan (e) pemanfaatan alat peraga.
Copyrights © 2018