Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajara siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika materi menghitung luas trapesium dan layang - layang melalui model kooperatif teknik tutor sebaya. Pembelajaran dimulai dengan guru menyampaikan materi kemudian membentuk kelompok diskusi menjadi 4 kelompok, tiap kelompok terdiri 4/5 anak. Tiap tutor sebaya ditugasi untuk memandu/mengajarkan sub materi sesuai yang diberikan guru kepada anggota kelompoknya. Beri mereka waktu yang cukup untuk persiapan di dalam kelas. Setiap kelompok melalui wakilnya menyampaikan sub materi tentang menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan luas bangun datar pada diskusi kelas. Guru bertindak sebagai nara sumber utama. Setelah kelompok menyampaikan tugasnya secara berurutan sesuai urutan sub materi, beri kesimpulan dan klarifikasi seandainya ada pemahaman siswa yang perlu diluruskan. Guru dan siswa menyimpulkan hasil belajar pada materi tersebut. Siswa mengerjakan tes formatif pada akhir pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I : 14 siswa (58 %) aktif dalam mengikuti pembelajaran, partisipasi aktif siswa dalam kelompok cukup baik dengan nilai rata-rata 2,05 (dalam skala nilai 1-3), kinerja guru cukup baik dengan nilai rata-rata 2,94 (dalam skala 1-4), dan 16 siswa (67 %) mencapai KKM yang ditetapkan. Pada siklus 2 : 20 siswa (83 %) aktif dalam mengikuti pembelajaran, partisipasi aktif siswa dalam kelompok cukup baik dengan nilai rata-rata 2,26 (dalam skala nilai 1-3), kinerja guru sudah baik dengan nilai rata-rata 3,31 (dalam skala 1-4), dan 21 siswa (87 %) mencapai KKM yang ditetapkan. Indikator keberhasilan telah terlampaui pada akhir siklus 2. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran melalui model kooperatif teknik tutor sebaya dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menghitung luas trapesium dan layang - layang, meningkatkan aktivitas belajar siswa, dan meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran.
Copyrights © 2018