Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Raya dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan rancangan penelitian one shot case study. Alat pengumpul data menggunakan rubrik penilaian, lembar observasi dan pedoman wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa dengan menerapkan model pembelajaran inquiry training pada keterampilan merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen, mengamati hasil eksperimen, mengklasifikasikan hasil pengamatan dan menyimpulkan hasil eksperimen pada kategori sangat baik berturut - turut sebesar 3,125% ; 12,5% ; 46,875% ; 25% ; dan 6,25%.  Kata kunci: inquiry training, keterampilan proses sains  Abstract: This study aimed to describe the science process skills of students X grade SMA Negeri 1 Sungai Raya by using inquiry training learning model on electrolyte and non electrolyte solution. This study uses a pre-experimental methode with design one-shot case study. Data collection tools using the assessment rubric, observation sheets and interview guides. The result showed that the science process skills of students by implementing inquiry training learning model on skills to formulate hypotheses, skills of students in conducting the experiment, observing the experimental results, classifying observations and concluding the experimental results on excellent category respectively were 3,125% ; 12,5% ; 46,875% ; 25% ; and 6,25%. Keywords: inquiry training, science process skills
Copyrights © 2015