Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam
Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)

PEMBELAJARAN Al-QUR’AN ANTI RADIKALISME DI KALANGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH

irfan afandi (Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi)



Article Info

Publish Date
15 Feb 2020

Abstract

Problem Radikalisme berbasis agama, di Indonesia menjadi problem serius yang memerlukan pemecahan secara tepat dan cepat. Doktrin radikal bukan hanya telah tersebar di kalangan dewasa tetapi sudah merayap secara senyap di lingkungan pelajar. Tahun 2011, Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP) merilis hasil survey bahwa 48,9% siswa di Jakarta menyatakan kesediaan untuk ikut dalam aksi kekerasan yang berkaitan dengan masalah moral atau isu-isu keagamaan sedangn 63% di antara bersedia mengikuti penyegelan tempat Ibadah. Pada Tahun 2017, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), merilis survey bahwa generasi Z (anak yang lahir antara tahun 1995-2005), 37.71% di antaranya memandang jihad/qital atau perang itu adalah perang melawan non-Muslim. 23.35 % pelajar memandang bom bunuh diri itu bagian dari jihad Islam; 34.03 % di antaranya sepakat bahwa Muslim yang murtad harus dibunuh; sedang 33,34 % berpendapat bahwa intoleran terhadap minoritas adalah tindakan yang tidak menjadi masalah. Hasil survey ini memperlihatkan bahwa kalangan muda usia pelajar telah banyak yang terpapar radikalisme. Hal ini sangat mengkhawatirkan sebab pelajar adalah masa depan sebuah bangsa.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

tarbiyatuna

Publisher

Subject

Religion Humanities Computer Science & IT Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Februari dan September. Jurnal Tarbiyatuna menerima artikel ilmiah yang ditulis dalam Bahasa Indonesia/Bahasa Inggris. Cakupan dari artikel ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal ini adalah semua hasil kajian, ...