JPSriwijaya
Vol 8, No 2 (2020)

PENYULUHAN TENTANG PENGGUNAAN ANTIPIRETIK BALITA DAN ANAK SECARA RASIONAL DI DESA PULAU SEMAMBU INDRALAYA

Rennie Puspa Novita (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2020

Abstract

Demam merupakan gejala yang sebagian besar terjadi pada semua penyakit dengan kondisi peningkatan suhu tubuh di atas normal yaitu 38°C yang umum terjadi pada balita. Penanganan demam menggunakan antipiretik perlu diperhatikan terkait kerasionalan penggunaannya. Adapun aspek kerasioanalan meliputi penilaian tepat indikasi, tepat pemilihan obat, tepat pasien, tepat dosis dan cara pemberian, serta waspada terhadap efek samping. Penanganan demam pada balita dan anak sangat tergantung pada peran orang tua khususnya ibu. Pendidikan, pengetahuan, dan ekonomi ibu yang berbeda akan mengakibatkan kerasionalan penggunaan obat antipiretik berbeda pula. Berdasarkan wawancara pendahuluan di Desa Pulau Semambu didapatkan data tingkat pengethuan masyarakat terhadap penggunaan obat antipieretik secara rasional masih rendah. Oleh karena itu diperlukan suatu penyuluhan terkait penggunaan obat antipiretik pada balita dan anak secara rasional di Desa Pulau Semambu Inderalaya agar didapatkan outcome terapi yang baik. Penyuluhan ini akan dimulai dengan pengisian pre test kuisioner, materi penyuluhan dan post test kuisioner untuk melihat pemahaman ibu. Dari hasil evaluasi nilai benar pretest dan post test yang telah diikuti oleh 30 ibu ini didapat adanya peningkatan jumlah nilai benar yaitu 80% (24 ibu), tetap 13,33% (4 ibu), dan penurunan 6,67% (2 ibu).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jpsriwijaya

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Energy Engineering Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan ...