SELODANG MAYANG
Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016

KURIKULUM 2013 DAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK

administrator admin (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2017

Abstract

Kurikulum memang mesti berubah. Perubahan itu tentunya seiring dengan kebutuhanpembangunan bangsa dan sejalan dengan kemajuan zaman. Perubahan itu sendiri, tentulahharus merupakan bagian dari usaha segenap insan pendidikan demi perbaikan hasilpendidikan. Namun perlu diingat, bahwa perubahan kurikulum tanpa dilandasi denganperencanaan yang matang, konprehenship maka hanya akan menjadi usaha yang sia-sia.Saat ini, kurikulum pendidikan kita berubah dari yang bersifat kurikulum tingkat satuanpendidikan (KTSP) menjadi kurikulum 2013 (K-13). Perbedaan yang sangat mendasarsebagai pembeda antara K-13 dari KTSP adalah pada proses pembelajarannya, dimana K-13bersifat integrasi ilmiah (saintifik) sedangkan KTSP bersipat parsial dan tidak terintegrasidalam beberapa mata pelajaran untuk satu materi pokoknya. Pembelajaran saintifik erat kaitannya dengan metode ilmiah. Aktivitas dalam metode ilmiahsesungguhnya terdiri serangkaian kegiatan, dimana kegiatan tersebut saling terkait. Adapunurutan kegiatan belajar yang dilakukan sebagai berikut: a) observasi, b) perumusanhipotesis, c) eksperimen dan observasi, d) hasil data, e) kesimpulan, f) teori dan model.

Copyrights © 2016