Pembelajaran sejarah dipengaruhi oleh perkembangan hasil-hasil teknologi, lingkungan, situs, benda cagar budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber, media, materi. Siswa diposisikan sebagai subjek belajar yang memegang peranan yang utama, sehingga dalam setting proses belajar mengajar siswa dituntut beraktivitas secara penuh, bahkan secara individual mempelajarai bahan pelajaran. Dengan demikian, kalau dalam istilah “mengajar (pengajaran)” atau “teaching” menempatkan guru sebagai “pemeran utama” memberikan informasi, maka dalam “instruction” guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator. Mengangkat tema contextual teaching and learning dalam pembelajaran sejarah. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh contextual teaching and learning dalam pembelajaran sejarah. Pada bagian akhir dari Penelitian ini penulis memberikan simpulannya pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan suatu konsep belajar dimana guru menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2016