Studia Philosophica et Theologica
Vol 7 No 2 (2007)

INDIVIDUAL RESPONSIBILITY IN EZEKIEL 18, 1-32

Paskalis Edwin N. Paska (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2020

Abstract

Persoalan apakah anak mewarisi dosa orang tuanya atau apakah Allah menghukum seseorang karena kesalahan orang tuanya telah menjadi perdebatan yang seru di kalangan umat kristiani, para klerus maupun para ahli Alkitab. Beberapa teks Alkitab, seperti Kel. 20:5; 34:7; Bil. 14:18; Ul. 5:9; Yer. 32:18 sepertinya memang menekankan adanya dosa warisan. Namun banyak teks Alkitab lainnya, seperti Ul. 24:16; Yer. 31:29-30; Yeh. 18:4 menyangkal hal itu dan menandaskan tanggung jawab pribadi. Ada yang menduga bahwa terjadi perkembangan atau perubahan dalam paham Israel tentang dosa. Pada mulanya Israel meyakini adanya dosa warisan, namun sejak abad ke-6 paham ini mulai diformulasi ulang dan puncak perubahannya ada pada Yehezkiel. Analisa atas konteks dan isi Yeh. 18:2-4 menunjukkan bahwa Yehezkiel memang menolak ide hukuman warisan. Namun apa yang dibuatnya bukanlah menyangkal teksteks Alkitab yang sepertinya berbicara tentang hukuman warisan melainkan penafsiran dan pemakaian yang salah atas teks-teks tersebut

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

spet

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

STUDIA focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturationof theology in socio-political-historical atmosphere of ...