Al-Fath
Vol 7 No 1 (2013): Juni 2013

LEBAH DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN

Fauzul Iman (Unknown)
Abdal Yusro Al-Anshor (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2013

Abstract

Dalam menafsirkan kata auwha, Thanthawi mengartikan sebagai ilham atau naluri yang diberikan Allah kepada lebah, kata auwha mengandung dua pengertian. Pertama; wahyu yang kita pahami yaitu wahyu Kedua; wahyu di sini memiliki pengertian ilham. Lebah juga banyak mengandung manfaat bagi manusia dan lebah juga dapat diumpamakan seperti kehidupan orang mukmin karakteristik penafsiran Thantawi Jauhari yaitu bercorak tafsirilmi dan memperlihatkan ma’na mufradat, kemudian berpindah ke arti ijmal (global) dan akhirnya penafsiran tafshili (uraian terperinci). Thanthawi Jauhari meletakan tiga pokok kebutuhan umat Islam dalam tafsirnya, yaitu: hukum, ahlak dan ilmu keajaiban alam dengan menitik beratkan kepada ilmu pengetahuan modern dan keajaiban-keajaiban seluruh ciptaan Allah swt, termasuk manusia. penafsiran Thantawi Jauhari dipengaruhi oleh rasio keilmuan sehingga dapat disimpulkan bahwa tafsir ini bercorak ilmiah (al-laun al-ilmy).

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

alfath

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media Physics Other

Description

Al-Fath: published twice a year since 2007 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Interpretation of the quran. This journal is published by the Alquran and its Interpretation Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, Sultan ...