RINGKASAN Peningkatan produksi dengan penggunaan varietas unggul yang telah ada bagi semua petani yang diikuti dengan dosis pemupukan optimum dan cara bercocok tanam yang baik dapat meningkatkan produksi jagung Tanaman jagung sebenarnya tidak terlalu memilih lahan. Lahan pertanian umumnya bisa ditanami, tapi intensifikasi yang lebih intensif itulah yang diperlukan bila dibanding dengan tanaman lainnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam peningkatan produksi jagung ini adalah penggunaan pupuk yang tepat, jarak tanam, pengairan yang memungkinkan dan keadaan tanah yang subur dan gembur serta tindak budidaya lainnya yang mendukung. Percobaan ini menggunakan pupuk SP 36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ( Zea mays L )Hipotesis diharapkan pemberian pupuk 300 kgSP-36 / hektar akan memberikan produksi tanaman jagung yang meningkat. Percobaan dilaksanakan di desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Penelitian dilaksanakan mulai bulan September – Desember 2017. Penelitian ini dilaksanakan di lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari satu faktor diulang empat kaliDosis pupuk SP-36 ( P ) terdiri P1 = 50 kg / ha, P2 = 100 kg / ha , P3 = 150 kg / ha , P4 = 200 kg / ha P5 = 250 kg / ha, P6 = 300 kg / ha. Hasil bahwa pengaruh pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan tinggi tanaman berbeda nyata dicapai ( U5 ) menghasilkan 99.323 cm, jumlah daun yaitu 11.333 helai. Perlakuan ( U4 ) menghasilkan luas daun terbanyak yaitu 34.002 cm2. Kata kunci : pupuk SP36, jagung
Copyrights © 2017