Dilihat dari nilai Ulangan Harian pada pembelajaran bahasa Indonesia, masih banyak siswamendapat nilai rendah, di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan dalampembelajaran bahasa Indonesia yaitu ( 65 .Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkanHasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Kooperatif Tipe Talking Stick siswa Kelas IV SDNegeri 004 Kempas Jaya TP 2016/2017. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 004 KempasJaya, Kabupaten Indragiri Hilir. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 004Kempas Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir, yang mana jumlah siswanya 26 orang. Penelitian inidilaksanakan pada semester 2 tahun ajaran 2013 / 2014, terhitung dari waktu perencanaansampai penulisan laporan hasil penelitian. Pembelajaran dengan metode Kooperatif Tipe TalkingStick dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar kelompok. Terdapat peningkatan rataratahasil ulangan akhir siklus dengan nilai e” 65.Judging from the value of Daily Deuteronomy in Indonesian language learning, there are stillmany students get low score, under the Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM) specified inIndonesian language learning that is (65) .The aim of this research is to improve the LearningOutcomes of Indonesia through Talking Type Co-operative Model Stick student of Class IV SDNegeri 004 Kempas Jaya TP 2016/2017 This research was conducted at SD Negeri 004 KempasJaya, Indragiri Hilir Regency The subjects in this research are the fourth grade students of SDNegeri 004 Kempas Jaya, Indragiri Hilir Regency, where the number of students 26 orang.Penelitianconducted in the second semester of academic year 2013/2014, from the time of planning untilthe writing of the research results. Telaborative Learning Talking Type Stick can increase students’activity in group learning average score of end result cycle with value e” 65.
Copyrights © 2018