AbstrakIbn Taymiyyah merumuskan hierarki kualitas penafsiran Al-Qur’an yang meliputi penafsiran Al-Qur’an dengan Al-Qur’an, penafsiran Al-Qur’an dengan Sunnah Rasulullah SAW, penafsiran Al-Qur’an dengan pendapat para sahabat dan tabi’in, penafsiran Al-Qur’an dengan menggunakan pendapat para ahli bahasa dan penafsiran Al-Qur’an dengan menggunakan pendapat pribadi. Meski berada pada alternatif terakhir, Ibn Taymiyyah tidak menafikan penafsiran Al-Qur’an dengan menggunakan pendapat pribadi sebagai sesuatu yang mungkin dilakukan.
Copyrights © 2020