Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK)
Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia

Analisis soal tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) dalam UN Kimia SMA tahun 2017/2018 dan 2018/2019

Aqilatun Ni’mah (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)
Noviyanti Dwi Astuti (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)
Fitri Rahayu (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)
Atya Yusrina Rahma Ifhami (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)
Indri Oktaviani (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)
Muhammad Zamhari (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui persentase dari karakteristik soal bertipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada soal ujian nasional (UN) Kimia Tahun 2017/2018 dan 2018/2019 ditinjau dari karakteristik stimulus, berpikir kristis, dan berpikir kreatif. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif jenis analisis isi atau dokumen. Analisis dalam penelitian ini berdasarkan karakteristik soal bertipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) meliputi stimulus, berpikir kristis, dan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada UN Kimia tahun 2017/2018 dan 2018/2019 memiliki karakteristik stimulus secara berturut-turut sebagai berikut, gambar 25% dan 12,5%, grafik 5% dan 2,5%, rumus 12,5% dan 17,5%, persamaan kimia 30% dan 30%, tabel 35% dan 75%, simbol 12,5 dan 12,5%, contoh 12,5% dan 20%, dan penggalan kasus 42,5% dan 40%. Sedangkan untuk karakteristik berpikir kritis pada UN Kimia tahun 2017/2018 dan 2018/2019 secara berturut-turut sebagai berikut, memberikan penjelasan sederhana sebanyak 40% dan 30%, membangun ketrampilan dasar 70% dan 57,5%, menyimpulkan 65% dan 52,5%, membuat penjelasan lebih lanjut 35% dan 12,5%, dan mengatur strategi dan taktik 47,5% dan 35%. Untuk karakteristik berpikir kreatif pada UN Kimia tahun 2017/2018 dan 2018/2019 secara berturut-turut sebagai berikut, kemahiran 32,5% dan 22,5%, fleksibilitas 17,5% dan 10%, originalitas 5% dan 5%, dan elaborasi 2,5% dan 2,5%.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JPK

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Education

Description

Focus and Scope Assessment and evaluation of chemistry learning Chemistry learning technology and innovation Chemistry learning based on Problem Solving, SiMaYang, PJBL, Didactic, Lesson Study, Discovery Learning, etc. HOT-based chemistry learning Inquiry-based learning includes inquiry, structured, ...