Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) terhadap keterampilan proses dan mengetahui pengaruh model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) terhadap hasil belajar dan mengetahui pengaruh model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) terhadap keterampilan proses dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 18 Surabaya. Penelitian ini termasuk dalam eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian adalah Nonequivalent control group designdengan menggunakan kelas eksperimen (penerapan model pembelajaran Investigasi Kelompok) dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Subjek penelitian adalah siswa kelas X IIS 1 sebagai kelas eksperimen dan X IIS 2 sebagai kelas kontrol di SMA Negeri 18 Surabaya tahun ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Uji hipotesis menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proses dengan nilai F sebesar 11,761 denan nilai sig < 0,05 dan model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ranah kognitif dengan nilai F sebesar 38,006 dengan nilai sig < 0,05 dan model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proses dan hasil belajar dengan nilai F sebesar 20,040 dengan nilai sig < 0,05 siswa kelas X SMA Negeri 18 Surabaya. Kata Kunci: Pembelajaran Group Investigation, Keterampilan Proses, Hasil Belajar
Copyrights © 2017