Dalam proses pembelajaran pengunaan media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh guru sebagai sarana penyampaian informasi yang efektif kepada peserta didik, media pembelajaran juga dapat berperan sebagai alat yang dapat meningkatkan minat yang akan mempengaruhi semangat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini yang pertama adalah untuk untuk mendeskripsikan kelayakan media teka-teki silang, yang kedua untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap media teka-teki silang, yang ketiga untuk mendeskripsikan pengaruh media teka-teki silang terhadap hasil belajar. Penelitian ini mengunakan metode ADDIE (Analyse, Desing, Development, Implement, Evaluate). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media teka-teki silang layak digunakan dengan memperoleh presentase validasi materi sebesar 78%, sedangkan untuk validasi butir soal memperoleh presentase 80% sesuai dengan skala penilaian dari nilai presentase validasi materi dan butir soal dapat dikatakan layak karena mendapatkan presentase 61%-80%, sedangkan untuk validasi media mendapatkan presentase sebesar 94,55% sesuai dengan skala penilaian validasi media dapat dikatakan sangat layak dengan presentase 81%-100%. Untuk hasil dari respon siswa mendapat presentase sebesar 91,44% yang artinya respon siswa sangat baik dilihat dari skala penilaian dengan presentase 81%-100%. Hasil uji independen sampel test mendapatkan nilai sig t hitung adalah 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan hasil belajar siswa dengan mengunakan media teka-teki silang dan konvensional memiliki perbedaan. Kata Kunci: media pembelajaran, teka-teki silang, ekonomi.
Copyrights © 2017