Borneo Journal Of Pharmascientech
Vol 3 No 1 (2019): Borneo Journal of Pharmascientech

UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL BATANG BAMBU-BAMBU (Polygonum pulchrum) PADA MENCIT (Mus musculus) GALUR BALB/C YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN (STZ)

Muhammad Ilyas Y (Politeknik Bina Husada Kendari)
Wahyuni Wahyuni (Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo)
Sahidin Sahidin (Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo)
Amaliah Amaliah (Politeknik Bina Husada Kendari)
Parawansah (Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
29 May 2019

Abstract

ABSTRAK Batang bambu-bambu (Polygonum pulchrum) adalah salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai antidiabetik dimana kandungan kimia batang bambu-bambu yang berpotensi sebagai antidiabetik antara lain flavonoid dan fitosterol. Fitosterol berkhasiat untuk meluruhkan kencing (diuretik) dan menurunkan kadar glukosa darah (hipoglikemik), karena peran senyawa aktif diantaranya β-sitosterol dan stigmasterol dan senyawa flavonoid berperan secara signifikan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan dan mampu meregenerasi sel-sel β-pankreas yang rusak sehingga defisiensi insulin dapat diatasi juga serta dapat memperbaiki sensitifitas reseptor insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak batang bambu-bambu terhadap antidiabetik pada mencit (Mus musculus) Galur Balb/C yang diinduksi Streptozotocin. Pada penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode RAL (Rancagan Acak Lengkap) dimana digunakan 20 ekor mencit dibuat model diabetes dengan menggunakan streptozotocin 150 mg/kgBB secara intraperitonial. Kemudaian dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu: Kontrol negatif Na.CMC 0,5%, kontrol positif glibenklamide 5 mg, ekstrak dosis 250 mg/kgBB, 350 mg/kgBB, 450 mg/kgBB. Hasil analisis statistik menunjukkan aktivitas antidiabetes pada mencit Balb/C yang diinduksi STZ dengan Fhit>Ftabel0.05 = 12.531>3.06 berpengaruh secara signifikan pada taraf kepercayaan 0.05 dimana ketiga dosis ekstrak memiliki efektivitas sebagai antidiabetes jika dibandingkan dengan kelompok kontrol positif (glibenklamid). Kata Kunci : Ekstrak batang bambu-bambu, antidiabetik, streptozotocin, Mencit Balb/C, glukosa dara ABSTRACT Stems of bambu-bambu (Polygonum pulchrum) is one of the plants are useful as anti diabetic which the chemical content of the bambu-bambu stems potentially as anti diabetic among others Flavonoids and Phytosterols. Fitosterol using to Shed urine (diuretic) and lower the blood glucose (hypoglycemic, because the role of active compounds such as β-sitosterol and stigmasterol and flavonoid compounds play a significant role in increasing antioxidant enzyme activity and able to regenerate damaged β-pancreatic cells so that, its creates insulin deficiency which can be overcome as well as to improve insulin receptor sensitivity. This study aimed to able to know the effect of antidiabetic in bambu-bambu stems extract toward mice (Mus musculus) Babl/C who inducted by streptozotocin (STZ). This study is kind of experimental study and using complete random design which is using twenty of mice as a diabetic model and its using streptozotocin 150 mg/kgBB intraperitonially. Then, it will be divided in to five groups of treatment namely negative control Na.CMC 0.5%, positive control glibenclamide 5 mg, extract dose 250 mg/kgBB, 350 mg/kgBB, and 450 mg/kgBB. The result of analysis statistics showing the lowering aktivity of antidiabetic at Fhit > F table0. 05 = 12.531>3.06 influential as significant 0,05. Then all three doses of extract have antidiabetic effectiveness when compared to the positive control group (glibenclamide). Keywords: Polygonum pulchrum stems extract, antidiabetic, streptozotocin, mice Balb/C, blood glucose.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

borneo

Publisher

Subject

Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Borneo Journal of Pharmascientech merupakan jurnal resmi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari. Jurnal memuat naskah hasil penelitian dan artikel review bidang kefarmasian, meliputi farmasi klinik, manajemen & farmasi sosial, farmasi bahan alam, teknologi sediaan farmasi dan lain-lain. Naskah ...