Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan kunyit terhadap jumlah monosit dan heterofil pada ayam pedaging yang diinfeksi dengan antigen Salmonella pullorum. Hewan percobaan yang digunakan adalah ayam pedaging sejumlah 40 ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 pengulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah P0 (kontrol), P1 (40% perasan kunyit), P2 (50% perasan kunyit), P3 (60% perasan kunyit). Pemberian perasan kunyit dilakukan mulai dari DOC sampai umur 14 hari pada saat pagi hari (maksimal 4 jam pemberian). Infeksi antigen Salmonella pullorum dilakukan pada umur 7 hari. Jumlah monosit dan heterofil dihitung dari hasil preparat ulas darah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian perasan kunyit dengan konsentrasi 50% menunjukkan peningkatan jumlah monosit dan heterofil jika dibandingkan dengan kelompok perlakuan 40% dan 60%.
Copyrights © 2015