Jurnal Hortikultura
Vol 22, No 4 (2012): Desember

Uji Adaptasi Klon Kentang Hasil Persilangan Varietas Atlantik sebagai Bahan Baku Keripik Kentang di Dataran Tinggi Pangalengan

-, Kusmana (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2013

Abstract

Industri besar yang mengolah keripik kentang masih sangat jarang karena terbatasnya bahan baku. Keterbatasan bahan baku tidak hanya terjadi pada industri besar dan menengah, namun industri kecil pun kesulitan untuk mendapatkan bahan baku yang sesuai dengan keinginan pengolah. Tujuan penelitian ialah mendapatkan klon kentang yang sesuai untuk bahan baku keripik dan berdaya hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan di Kampung Cibunian, Desa Pangalengan, Kabupaten Bandung dengan ketinggian tempat 1300 m dpl., dari Bulan September sampai dengan Desember 2011. Penelitian ditata dalam rancangan acak kelompok dengan 20 perlakuan dan tiga ulangan. Jumlah tanaman per plot 20 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotip CV 9 menampilkan hasil tertinggi (31,9 t/ha) diikuti CV 2, (29,2 t/ha), CV 6 (25 t/ha), dan CV 14 (24,4 t/ha) nyata lebih tinggi daripada varietas pembanding Atlantik (9,8 t/ha). Untuk olahan keripik terbaik ialah genotip  CV 4, CV 14, CV 12, CV 9, dan CV 13 menampilkan hasil gorengan sebanding dengan varietas Atlantik. Genotip CV 9 dan CV 14 selain berpotensi hasil tinggi, juga cocok digunakan sebagai bahan baku olahan keripik. Hasil dari penelitian ini diharapkan diperoleh klon baru yang menjadi komponen industri pengolahan kentang, baik skala besar maupun skala rumah tangga. Potato seeds required for chipping industry still imported lacks of the seeds caused chipping industry in Indonesia not well developed. The objective of this research was to find out potato clones which suitable for chipping industries. The research was conducted to test potato clones derived from crossing using  Atlantic as female parents in highland agroecosystem of Pangalengan 1300 m asl., Bandung District, from  September to December 2011. Experiment design used was a randomized complete block design with three replications consisted of 20 hills/plot. The  results  showed that high yielding of genotypes obtained from genotypes CV 9 (31.9 t/ha) followed by CV 2 (29.2 t/ha), CV 6 (25 t/ha), and CV 14 (24.4 t/ha). There were  significantly different to Atlantic (9.8 t/ha). The  excellent chipping quality was obtained from genotypes CV 4, CV 14, CV 12, CV 9, and CV 13 which comparable to cv. Atlantic. Besides high yielding genotypes of CV 9 and CV 14 were  also suitable for chipping quality. The impact of this research is that these both clones obtained from this study suitable for development chipping industries in Indonesia.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...