Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Vol 6, No 2 (2020): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan

TEKNIK BABIOLA PADA MASYARAKAT ETNIK MINANGKABAU DI KECAMATAN BATANGKAPAS KAB.PESISIR SELATAN PROV. SUMATERA BARAT

DARMANSYAH DARMANSYAH (Institut Seni Indonesia Padangpanjang)



Article Info

Publish Date
04 Sep 2020

Abstract

Babiola dalam  pengertian  masyarakat Batangkapas  Pesisir Selatan Propinsi Sumatera Barat adalah suatu pertunjukan musik dengan menggunakan instrumen musik biola produk budaya setempat, yang menyerupai konstruksi biola pada musik Barat (Eropa).  Mendapat awalan ba sebagai bentuk aktivitas pertunjukan. Biola adalah  alat musik gesek  memiliki empat tali yang terbuat dari dawai. Masing-masing tali diberi nama; tali satu (tali aluih), tali duo, tali tigo tali danguang  dan tali empat tali  panimbang yang berfungsi untuk menghasilkan melodi dan mengiringi lagu. Dari  keempat tali  tersebut yang paling dominan dimainkan adalah  tali aluih, tali duo, dan tali danguang yang ketika digesek dilakukan dengan gesekan panjang bolak- balik    ( droon) yang bersamaan dengan tali duo (senar dua) bukan dalam posisi melodi. Terdapat 3 teknik utama yang harus dikuasai oleh seorang musisi (tukang) biola. Teknik yang pertama adalah terkait dengan cara mememgang biola, teknik memegang biola, kepala biola, leher biola, badan biola dan teknik men stem ( tuning system) senar biola. Teknik yang kedua adalah teknik mememgang tali penggesek, teknik memegang gagang penggesek(pangka penggesek), atau pendabiah, penggoso, teknik meletakkan lidah biola, kuda-kuda biola (penopang). Selanjutnya teknik yang ke tiga yaitu teknik dalam posisi memainkan biola, terkait dengan posisi duduk, posisi menempatkan badan biola, teknik memegang penggesek (pendabiah), teknik menggesek biola, teknik penggunaan tangan kiri, dan kombinasi keseimbangan dalam memainkan biola. Merupakan teknik-teknik yang harus dikuasai oleh seorang tukang biola dalam memainkan alat musik gesek dalam kebudayaan etnik Minangkabau di Kabupaten Pesisir Selatan pada umumnya dan kecamatan batang kapas pada khusussnya

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

Lagalaga

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Sinopsis : terbit dalam dua kali setahun. Jurnal Laga-Laga merupakan Jurnal Ilmiah Berkala tentang Seni Pertunjukan pengelolaan Jurnal Laga-Laga berada di dalam lingkup Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni ...