Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat
Vol 3, No 01 (2020): Jurnal Abdimas Berdaya

Pembuatan Kreasi Produk Camilan Dodol Asam Jawa Menggunakan Pengujian Organoleptik

Juliana Juliana (Universitas Pelita Harapan)
Marselina Putri Kanggeyan (Universitas Pelita Harapan)
Sherly Sherly (Universitas Pelita Harapan)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2020

Abstract

Asam jawa merupakan buah yang asam rasanya, dan tumbuh dengan sendirinya di pinggir jalan dan di pekarangan rumah. Asam jawa sendiri sudah dikenal masyarakat dan dijadikan minuman herbal, dan bumbu pada masakan. Dodol tradisonal umumnya terbuat dari campuran tepung ketan, gula merah, gula pasir, dan santan. Dodol juga dapat dibuat menggunakan sayur dan buah, beberapa produk dodol dari buah yaitu, dodol nanas, dodol, nangka, dan lain sebagainya. Pengembangan daging asam jawa sebagai bahan baku dodol akan menciptakan cita rasa berbeda pada dodol, yaitu perpaduan rasa asam dan manis, dengan tekstur kenyal khas dodol. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen untuk menghasilkan dodol asam jawa yang memiliki warna, tekstur, rasa, aroma, dan penampilan yang baik. Untuk mengetahui respons panelis mengenai dodol asam jawa, peneliti melakukan uji organoleptik melalui uji mutu hedonik dan uji hedonik yang melibatkan 30 panelis terlatih. Dengan mengembangkan inovasi tersebut diharapkan dapat mengenalkan bahwa daging asam jawa tidak hanya dapat dijadikan bumbu dalam masakan dan minuman herbal, melainkan dapat dinikmati dalam bentuk camilan dodol. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan daging asam jawa memiliki kelayakan sebagai bahan baku pembuatan dodol. Penelitian dan pengembangan terhadap dodol menggunakan daging asam jawa menghasilkan camilan yang layak untuk dikonsumsi karena menghasilkan dodol yang memiliki rasa yang baik, tekstur yang kenyal, aroma yang sedap, warna yang alami, serta penampilan menarik.

Copyrights © 2020