Penelitianinibertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat keberhasilan program pemberdayaan masyarakat nelayan, dan mengetahui strategi yang lebih baik diterapkan dalam pemberdayaan masyarakat nelayan di kelurahan Sibolga Ilir dalam meningkatkan kesejahteraannya.Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Adapun populasi adalah anggota masyarakat nelayan sebanyak 60 orang yang beraktivitas baik sebagai penangkapan ikan, pengolahan ikan, dan pengumpul ikan. Data dikumpulkan dengan wawancara/kuesioner dan dianalisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) iklim (cuaca yang buruk/musim yang tidak menentu) dengan bobot 0,23; (2) banyaknya bantuan yang diperoleh nelayan tidak tepat saran dengan bobot 0,22; (3) Keterbatasan akses permodalan bagi nelayan terhadap lembaga-lembaga keuangan. Beberapa strategi pemberdayaan dalampeningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan adalah: (1) meningkatkan kualitas potensi sumber daya manusia (masyarakat nelayan); (2) meningkatkan kualitas teknologi, membantu permodalan, pemberian penyuluhan dan pelatihan masyarakat nelayan, meningkatkan kualitas kelembagaan sosial yang ada dalam masyarakat nelayan; (3) melakukan penyuluhan dan pembinaan mengenai permasalahan kelautan dan permasalahan sosial dalam lingkungan masyarakat nelayan untuk dapat menghadapi berbagai bahaya yang mengancam; (4) melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kelemahan internal seperti penggunaan teknologi dan modal yang rendah dalam rangka meningkatkan resistensi (daya tahan/kekebalan) terhadap berbagai ancaman yang selalu datang.
Copyrights © 2019