Tsaqafatuna: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Vol. 2 No. 1 (2020): Penguatan Pendidikan Islam: Metode, Teknologi, dan Pengembangan Karakter

PERBANDINGAN METODE BANDONGAN DAN SOROGAN DALAM MEMAHAMI KITAB SAFINATUNNAJAH

Aris, Aris (Unknown)
Syukron, Syukron (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 May 2020

Abstract

Menampilkan perkembangan pembelajaran di pesantren tentunya teramat susah, mengingat tidak adanya acuan standar baku yang dijadikan pegangan semua pondok pesantren yang ada. Artinya, tidak ada laju perkembangan keilmuan yang secara kontinyu dipakai oleh tiap-tiap pesantren. Semisal satu pondok tidak lantas mengubah dirinya untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman, mulai dengan sistem pembelajaran wetonan, lantas ada pengkelasan, terus dengan manajemen organisasi modern dan seterusnya. Karena bahkan sampai di era millenium ini, masih bisa kita temukan pondok pesantren Salafi. Dimana sang kiai (sebutan bagi orang yang alim atau ahli dalam bidang agama) mewajibkan santrinya mengikuti jamaah tarekat, menolak peralatan modern seperti alat speker, dan lain-lain. Pada awal berdirinya, pesantren merupakan media pembelajaran yang sangat simpel. Tidak ada klasifikasi kelas, tidak ada kurikulum, juga tidak ada aturan baku di dalamnya. Sebagai media pembelajaran keagamaan, tidak pemah ada kontrak atau permintaan santri kepada kiyai untuk mengkaji sebuah kitab, apalagi mengatur secara terperinci materi-materi yang hendak diajarkan. Dua model pembelajaran yang terkenal waktu itu adalah model sistem pembelajaran hofdelijk atau sistem wetonan/ bandongan nonklasikal dan sistem sorogan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

tsaqafatuna

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences

Description

Jurnal ilmiah berkala terbuka yang dikelola oleh STIT Buntet Pesantren Cirebon. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah terseleksi dengan frekuensi penerbitan 2 kali setahun yaitu bulan Mei dan Oktober. Fokus kajian bertemakan pendidikan agama islam dari beragam aspek, baik metode dan teknik ...