Efisiensi ransum adalah kemampuan ransum yang dikonsumsi dalam satuan waktu tertentu untuk menghasilkan bobot badan seekor ternak dalam waktu yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi ransum dengan penggunaan dedak padi fermentasi pada ayam kampung fase pertumbuhan. Penelitian telah dilaksanakan dikandang milik peternak di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, berlangsung dari 13 Oktober – 23 Desember 2018. Materi penelitian yang digunakan 60 ekor ayam kampung umur 1 hari Day Old Chick (DOC). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah R0 (tanpa pemberian dedak padi fermentasi dalam ransum), R1 (pemberian 10% dedak padi fermentasi dalam ransum), R2 (pemberian 20% dedak padi fermentasi dalam ransum), R3 (pemberian 25% dedak padi fermentasi dalam ransum), R4 (pemberian 30% dedak padi fermentasi dalam ransum). Peubah yang diamati adalah efisiensi penggunaan ransum, biaya produksi (Rp/ekor), pendapatan (Rp/ekor). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap biaya produksi tetapi berpengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap efisiensi penggunaan ransum dan pendapatan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa penggunaan dedak fermentasi dalam ransum sampai 30% dapat digunakan sebagai bahan pakan penyusun ransum dan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan ransum walaupun tidak signifikan.Kata Kunci: ayam kampung, biaya produksi, dedak fermentasi, efisiensi ransum
Copyrights © 2019