Konsep pengentasan kemiskinan oleh pemerintah mengalami perubahan, yakni penanggulangan kemiskinan secara terpadu dengan basis pemberdayaan masyarakat. Konsep pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat digunakan karena diyakini sumber masalah kemiskinan dan keterbelakangan adalah ketidakberdayaan. DKI Jakarta memiliki berbagai permasalahan, diantaranya adalah masalah kemiskinan dan masalah sampah yang berdampak pada degradasi lingkungan. Di kota DKI Jakarta terdapat komunitas yang peduli akan masalah lingkungan, keberadaan komunitas tersebut bertujuan mengatasi masalah kemiskinan dan masalah sampah dengan melakukan peningkatan literasi budaya menjaga lingkungan bagi anggotanya. Kajian ini berupaya untuk mendeskripsikan suatu fenomena peran aktif suatu komunitas dalam peningkatan literasi budaya menjaga lingkungan (sampah) dengan mensinergikan antara kebutuhan melek teknologi dengan perkembangan teknologi-informasi sekaligus peningkatan pendapatan melalui kegiatan literasi memelihara lingkungan. Pada kajian ini, pendekatan yang digunakan ialah kualitatif dengan menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi serta dokumentasi sebagai instrumen pengumpul datanya. Adapun dalam menganalisis data, digunakan teknik reduksi, display data serta penarikan kesimpulan dan veriļ¬ kasi. Hasil kajian ini yakni mendapatkan deskripsi data berupa fenomena bahwa system daur ulang sampah yang diterapkan pada komunitas tersebut berorientasi pada peningkatan pendapatan rumah tangga sekaligus memberikan penguatan (reinforcement) dalam hal pengenalan teknologi kepada masyarakat itu sendiri melalui kegiatan literasi memelihara lingkungan sehingga literasi budaya memelihara lingkungan dari para anggota meningkat.
Copyrights © 2017