Pendahuluan Salah satu masalah dari sederet persoalan dibidang pendidikan yang masih menjadi "PR" bagi seluruh elemen bangsa adalah isu keaksaraan. Ditengah era globalisasi dengan segala kecanggihan teknologi yang semakin berkembang, tingkat ketunaaksaraan masih menduduki angka yang tinggi. Ketertingalan dan keterbelakangan atas ilmu pengetahuan menyebabkan masyarakat pada posisi tawar yang rendah dalam pergaulan ekonomi dan sosial. Penduduk buta aksara tidak dapat memberikan kontribusi secara optimal terhadap proses pembangunan di berbagai segmen kehidupan. Hak ini sebenarnya merupakan masalah krusial yang memerlukan perhatian dan penanganan serius, Pemberdayaan masyarakat adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Semua pihak harus menyadari bahwa peningkatan kapasitas dan kemampuan masyarakat harus dilakukan seiring antara harapan dan tujuan. Oleh karena itu, pengadaan LSM yang bergerak dalam bidang keaksaraan dipandang perlu untuk bekerjasama dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk menuntaskan masalah ketunaaksaraan sebagai langkah strategis untuk mencerdaskan dan mengentaskan bangsa dari keterpurukan. Karenanya, elaborasi ini akan berfokus pada urgensi pangadaan LSM untuk meningkatkan keaksaraan yang menjadi pengetahuan dasar (basic) dan prasyarat mutlak bagi seseorang untuk mengetahui dunia.
Copyrights © 2012