Strategi pembelajaran merupakan langkah-langkah kegiatan yang dipilih dan digunakan oleh pembelajar untuk mencapai pemahaman dan tujuan darisuatu materi. Demikian juga dalam belajar bahasa Inggris, pembelajar atau peserta didik harus memiliki strategi atau cara tentang bagaimana belajarbahasa secara efektif dan efisien. Banyak strategi pembelajaran bahasa (language learning strategy) yang dikemukakan para ahli, khususnya dalam pembelajaran speaking antara lain: strategi kognitif, strategi afektif dan strategi sosial. Dari ketiga strategi tersebut, strategi sosial seringkali tidak digunakanoleh pembelajar yang memiliki kategori rendah pada pembelajaran speaking. Mereka cenderung pasif, tidak mau bertanya dan tidak percaya diri. Untuk itu,pada penelitian ini penulis ingin mengetahui lebih dalam tentang seberapa jauh penggunaan strategi sosial pada mahasiswa kategori rendah (low level students), mahasiswa kategori sedang (middle level student), dan mahasiswa kategori tinggi (high level student) dalam pembalajaran speaking padamatakuliah speaking for daily communication pada program studi pendidikan bahasa Inggris semester 1. Metode penelitian yang digunakan pada penelitianini adalah kualitatif deskriptif karena peneliti mendeskripsikan serta memaparkan data yang didesain atau dirancang tidak menggunakan datastatistik. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penitian ini adalah observasi dan interview. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa LLS samasekali tidak menggunakan strategi sosial pada kelas speaking for daily for Communication, MLS menggunakan strategi sosial hanya pada beberapa aspekdan HLS menggunakan semua aspek strategi sosial dengan baik.
Copyrights © 2017