Antioksidan adalah senyawa yang dapat menetralkan radikal bebas dengan cara menerima atau mendonorkan satu elektron untuk menghilangkan kondisi “elektron tidak berpasangan pada radikal bebasâ€. Diketahui daun matoa mengandung kelompok senyawa berupa flavanoid, tanin dan saponin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun matoa (Pometia pinnata J.R & G. Forst) terhadap DPPH (2,2- difenil-1-pikrilhidrazil) pada fraksi n-heksan, klorofom dan etil asetat. Pengujian dilakukan pada panjang gelombang 520 nm digunakan microplate reader. Uji aktivitas antioksidan fraksi n-heksan dan klorofom menggunakan konsentrasi 1000 µg/ml, 500 µg/ml, 250 µg/ml, 125 µg/ml, 62,5 µg/ml dan 31.25 µg/ml. Aktivitas antioksidan pada fraksi n-heksan memiliki aktivitas antioksidan sangat lemah dengan IC50 yaitu 312,1238 µg/ml dan fraksi klorofom memiliki aktivitas antioksidan sedang dengan IC50 yaitu 100,9470 µg/ml. Aktivitas antioksidan dengan katagori sangat kuat di tunjukkan oleh fraksi etil asetat dengan konsentrasi 100 µg/ml, 50 µg/ml, 25 µg/ml, 12,5 µg/ml, 6,25 µg/ml dan 3,125 µg/ml dengan didapatkan nilai IC50 yaitu 12, 1876 µg/ml.
Copyrights © 2018