Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
Vol 7 No 1 (2017): Swara Patra

APLIKASI METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS UNTUK IDENTIFIKASI BIDANG GELINCIR DI DAERAH NGLAJO, KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA, JAWA TENGAH

FX YUDI TRYONO (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2017

Abstract

Gerakan tanah (landslide) didefinisikan secara sederhana sebagai pergerakan masa batuan, debris atau tanah menuju bagian bawah lereng (Cruden, 1991, dalam Yunara Dasa Triana, dkk, 2010). Di dalam SNI 13-6982.2 tentang pemeriksaan lokasi bencana gerakan tanah, gerakan tanah didefinisikan sebagai perpindahan material pembentuk lereng, berupa batuan, bahan timbunan, tanah, atau material campuran yang bergerak ke arah bawah dan keluar lereng. Sedangkan perayapan tanah (Soil Creeping) merupakan suatu proses perpindahan masa batuan atau tanah akibat gaya berat (Varnes, 1978, dalam http://www.efbumi.net/2016/08/landslide-gerakan-tanah.html). Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang umumnya terjadi di wilayah Kabupaten Blora khususnya di Kecamatan Cepu. Penggunaan metode geolistrik diharapkan mampu memberikan informasi tentang dimensi bidang lonsor yang ada dilokasi gerakan tanah sehingga mampu memberikan rekomendasi bagi para pemegang kepentingan untuk memitigasi bencana gerakan tanah tersebut.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

swarapatra

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education Energy Environmental Science Mechanical Engineering

Description

Majalah Ilmiah Swara Patra merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi Widyaiswara, Instruktur, Dosen, Peneliti dan civitas academika yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, latihan penelitian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan ...