Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman dan gambaran mengenai hambatan dan strategi Komisi Pemilihan Umum dalam meningkatkan partisipasi politik perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan data digunakan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rendahnya peran perempuan dalam partisipasi politik adalah karena berbagai macam hambatan yang harus di atasi oleh komisi pemilihan umum agar terjadi peningkatan dalam partisipasi politik yang akan datang. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya untuk mencapai target tersebut, KPU Kota Tangerang Selatan menerapkan sosialisasi politik dengan menerapkan strategi ofensif dan defensif kepada pemilih perempuan secara bersamaan dengan kelompok sasaran yang berbeda dari pemilih perempuan untuk meningkatkan peran perempuan dalam partisipasi politik di Kota Tangerang Selatan pada pemilihan umum mendatang.
Copyrights © 2019