Sebagai makhluk sosial, kegiatan siswa erat kaitannya dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, tak jarang siswa kesulitan mengatasi masalahnya karena kurang kreatif dalam menggunakan pengetahuannya. Tidak hanya berfokus pada hasil belajar, siswa hendaknya diberikan ruang untuk dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatifnya. Studi ini meneliti hubungan antara hasil belajar dan tingkat berpikir kreatif siswa SMP Negeri 22 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar dan soal uraian untuk mengukur tingkat berpikir kreatif siswa. Data hasil belajar dianalisis menggunakan teknik skor yang dikonversi ke nilai-nilai. Sedangkan data berpikir kreatif siswa dikategorikan menurut tingkat berpikir kreatif, yaitu sangat kreatif (4), kreatif (3), cukup kreatif (2), kurang kreatif (1), dan tidak kreatif (0). Selanjutnya, kedua data diuji dengan analisis statistik nonparametrik menggunakan teknik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara hasil belajar dengan tingkat berpikir kreatif siswa.
Copyrights © 2016