Latar belakang: Pemanfaatan ikan sebagai predator alami larva nyamuk adalah salah satu cara pengendalian secara biologi yang mudah untuk dilakukan oleh masyarakat. Metode pengendalaian secara biologis ini dapat mengurangi kepadatan larva nyamuk serta tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan lingkungan Pengendalian DBD secara non kimiawi ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan ikan cupang. Metode Penelitian: Design penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan study cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder dari dinas kesehatan dan survey pendahuluan, kemudian data primer berupa Hasil isian kuesioner responden berupa pre test dan post test. Teknik sampling menggunakan teknik quota sampling sedangkan metode analisis data menggunakan uji Paired T Test. Hasil & Pembahasan: Ada perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah edukasi. Sedangkan dalam pelaksanaan simulasi pencegahan DBD dengan ikan Cupang pada 33 responden, terdapat 29 responden yang berkurang bahkan tidak ada jentik nyamuk setelah diberi Ikan Cupang didalam rumah sedangkan 4 responden lainnya memang dari awal implementasi, tidak ditemukan jentik nyamuk didalam rumah. Kesimpulan: Dalam rangka pencegahan penyakit DBD selain 3M+ yang diantaranya menebar bubuk abate dan ikan cupang, warga juga diimbau untuk menanam tumbuhan seperti bunga lavender dan daun sereh karena mampu mengusir nyamuk dari aroma yang dikeluarkan.
Copyrights © 2019