Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui sebaran kelas kemampuan lahan, dan menentukan kesesuaian penggunaan lahan pertanian secara umum dengan kelas kemampuan lahan Sub DAS Gotigoti. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan survei untuk pengumpulan data sekunder dan primer. Data sekunder berupafoto udara, peta-peta dan data iklim. Data primer berupa karakteristik lahan dari hasil pengamatan, pengukuran, pencatatan dan pengambilan contoh tanah untuk analisis sifat fisik tanah. Pengambilan data primer dilakukan dengan cara stratified purposive sampling, dengan satuan lahan sebagai stratanya, yang terdiri dari 26 unit lahan. Analisis data dilakukan secara spasial dan komparatif dengan satuan lahan sebagai satuan analisis spasial Klasifikasi kemampuan lahan menggunakan kriteria Arsyad (1989) dengan metode matching.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kemampuan lahan Sub DAS Gotigoti bervariasi, terdiri dari lima kelas yaitu kelas kemampuan II, III, IV, VI dan VIII. Kelas kemampuan lahan terluas sebararmya adalah kelas Illmeliputi 16 satuan lahan, menempati luasan 925,28 ha (41,33 %) dari luas Sub DAS Goti¬goti, kelas kemampuan lahan IV meliputi 7 satuan lahan dengan luas 615,88 ha (27,50 %), kelas kemampuan VI terdiri dari 2 satuan lahan menempati luasan lahan 385,68 ha (27,50 %). Kelas kemampuan lahan VIII da II masing-masing terdiri dari 1 satuan lahan. Dari 26 satuan lahan terdapat 25 satuan lahan yang bentuk penggunaan lahannya sesuai dengan kelas kemampuan lahan, satu satuan lahan yaitu DiTVHp.l penggunaan lahan tidak sesuai dengan kelas kemampuan lahan.Kata Kunci: Kelas kemampuan lahan, penggunaan lahan
Copyrights © 2011