Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir merupakan daerah yang termasuk dalam zona merah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Padahal keberadaan daerah ini sangat strategis dalam pemeliharaan ekosistem lahan basah karena sebagian wilayahnya adalah hutan rawa gambut. Bila pemanfaatan ekosistem rawa gambut tidak dilakukan secara bijaksana, maka akan menyebabkan kerusakan ekosistem dan sumberdaya yang terdapat didalamnya, sekaligus akan menurunkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada ekosistem tersebut. Tujuan penelitian ini menganalisis pola dan strategi pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan ekosistem rawa gambut di Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini merupakan jenis pendekatan kualitatif dengan teknik penarikan sampel yang digunakan adalah snowball sampling. Informan penelitian adalah aparat yang terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat di lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara dan observasi, setelah data terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penting adanya usaha pemberdayaan dengan sasaran utama adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini dikarenakan bahwa pemberdayaan masyarakat diyakini dapat memotivasi untuk berubah ke arah yang lebih baik sehingga meningkatkan sosial ekonomi keluarga, menumbuhkan budaya kerja, serta memupuk semangat untuk bekerjasama. Topik pendidikan dan penyuluhan yang diperlukan masyarakat di lahan gambut adalah pendidikan lingkungan, penerapan teknologi ramah lingkungan, dan sosialisasi peraturan yang berhubungan dengan perlindungan eksosistem.
Copyrights © 2018