Penelitian strategi pengelolaan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) bertujuan untuk mengetahui faktor SWOT(kekuatan, kelemahan, peluang ancaman), skenario dan merumuskan strategi pengelolaan Pelabuhan Perikan Pantai Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya – Kalimatan Barat: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik pengambilan data: Primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi pasif, wawancara, partisipasi langsung dan studi pustaka. Matriks SWOT merupakan alat analisis yang digunakan untuk mengidentisifikasi kekuatan, peluang, kelemahan dan ancaman. Setelah mengetahui hal tersebut pemimpin dapat menetukan sebuah arahan strategi suatu organisisasi. QSPM (Quantitative Strategies Planning Matrix) adalah alat yang direkomendasikan bagi para ahli strategi untuk menentukan kemenarikan relatif (relative attractiveness) dari strategi yang bervariasi. Nilai IFAS (Internal Factors Strategic Summary) yang diperoleh variabel kekuatan (1,6088) lebih besar dari pada kelemahan (1,4204). EFAS (Eksternal Strategic Analysis Summary) variabel peluang (1,3256) lebih besar dari ancaman (1,0164).Hasil tersebut menempatkan PPP Sungai Rengas pada kuadran I dengan strategi SO (Streght-Opportunities). Berdasarkan perolehan total nilai yang dihasilkan setiap strategi melalui analisa QSPM didapatkan 5 strategi yang memiliki daya tarik untuk implementasikan, antara lain : (1) Meningkatakatkan produksi perikanan, (2) Segmentasi pasar, (3) Penertiban penjualan ikan PPP Sungai Rengas, (4) Pembangun usaha di lingkungan pelabuhan, (5) Peningkatan dan menstabilkan pasokan BBM. Kata Kunci : Strategi, IFAS, EFAS, SWOT, QSPM
Copyrights © 2013