Hama pada tanaman kelapa sawit harus mendapat perhatian lebih selama perkembangan kelapa sawit, mengingat dapat memberikan ancaman yang besar dalam menimbulkan kerusakan maupun kerugian terhadap tanaman kelapa sawit salah satunya adalah hama Oryctes rhinoceros. Penelitian ini dilakukan pada lahan areal Afdeling I Blok A Kebun Padang Brahrang PT. Langkat Nusantara Kepong (LNK), dimana tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas Ferotrap dan Light trap untuk mengendalikan hama Kumbang Tanduk (O. rhinoceros) pada areal tanaman belum menghasilkan. Hasil penelitian menunjukkan Oryctes rhinoceros yang tertangkap pada perlakuan ferotrap berjumlah 38 ekor kumbang tanduk dengan rata-rata 3 ekor/2 hari, pada perangkap light trap berjumlah 20 kumbang tanduk dengan rata-rata 2 ekor/2 hari sedangkan pada perangkap ferolight trap kumbang tanduk yang didapat berjumlah 62 ekor dengan rata-rata 5 ekor/2 hari. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa jumlah kumbang tanduk yang lebih banyak tertangkap yaitu pada perangkap ferolight trap dengan jumlah tangkapan 62 ekor kumbang tanduk.
Copyrights © 2020