UD Karang Baru di Kabupaten Sumenep-Madura merupakan salah satu UKM yang mengolah rumput laut menjadi ATC (Alkali Treteated Cottonii), pada saat ini konsumen lebih menyukai ATC chips. Pengeringan ATC hanya mengandalkan sinar matahari sehingga pada saat musm hujan tidak bisa melakukan proses pengeringan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian rancang bangun mesin perajang rumput laut untuk menghasilkan ATC chips dan mesin pengering berbahan bakar gas LPG. Rancang bangun mesin perajang rumput laut menjadi ATC chips berhasil dilakukan dibengkel sidoarjo dan dioperasikan di UD karang baru dengan mesin pengerak diesel bertenaga 8 pk dan berkapasitas 180 kg/jam. Rancang bangun mesin pengering rumput laut berbahan bakar gas LPG berhasil dilakukan dibengkel sidoarjo dan dioperasikan di UD Karang Baru dengan kapasitas 30 kg ATC chips dan 15 kg ATC utuh dengan 4 rak dan lama waktu pengeringan selama 3 jam setelah itu diangin-anginkan. Kualitas ATC chips yang dihasilkan rendemen karaginan terbesar di peroleh dari perlakuan ATC chips rajang sinar matahari yaitu 48,39 %, dengan kadar air 16,03 % dan kadar abu 17,49 %. Analisa usaha di UD Karang Baru Kabupaten Sumenep Madura dalam pengunaan mesin perajang dan mesin pengering rumput laut menjadi ATC menguntungkan karena mampu menghasilkan Rp.10.220.000/bulan, sebelum menggunakan mesin perajang dan mesin pengering UD Karang Baru hanya mampu menghasilkan Rp. 3.500.000/bulan
Copyrights © 2019