Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi pada siswa SMA Negri 5 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 115 siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Samarinda yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kemampuan sosialisasi, kontrol diri, dan intensitas penggunaan media sosial. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif dan signifikan kontrol diri dengan kemampuan sosialisasi dengan koefisien beta = 0.632, serta nilai t hitung > t tabel (8.766 > 1.661 dan nilai p = 0.000 (p < 0.05); (2) ada pengaruh negatif dan signifikan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi dengan koefisien beta = -0.159, serta nilai t hitung > t tabel (2.206 > 1.661) dan nilai p = 0.029 (p < 0.05); (3) ada hubungan signifikan kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi dengan nilai f hitung > f tabel (40.340 > 3.077) dan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kontribusi kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi pada siswa adalah sebesar 0.419 (42 persen).
Copyrights © 2017