Jurnal Arsitektur
Vol 4 No 01 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur

MUSEUM KESULTANAN BIMA TEMA: NEO - VERNAKULAR

Fakhri Shafiyuddin (Unknown)
Lalu Mulyadi (Unknown)
Sri Winarni (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2020

Abstract

Kota Bima adalah salah satu daerah di pulau Sumbawa provinsi Nusa Tenggara Barat dan memiliki satu kerajaan yaitu Kesultanan Bima, yang merupakan salah satu kerajaan bercorak hindu di pulau Sumbawa yang cukup besar sejak abad ke-13 M. Banyaknya peninggalan benda cagar budaya yang harus disimpan, dijaga, dan dilestarikan. Sehingga perlu adanya museum untuk menyimpan, menjaga dan melestarikan benda cagar budaya ini. Museum adalah lembaga, tempat penyimpanan, perawatan dan pemanfaatan benda-benda cagar budaya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. Dari jenis dan fungsi bangunan ini pendekatan tema yang sangat cocok adalah Neo-Vernakular. Neo-Vernakular merupakan sebuah metode perancangan yang mengacu pada kearifan lokal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam proses merancang objek arsitektur. Penggunan material, struktur, dan lainnya menjadikan bangunan ini berbeda dari bangunan disekitarnya. Dari perancangan museum ini diharapkan benda – benda cagar budaya yang ada dapat di simpan dan dirawat dengan baik dan juga berfungsi untuk tempat edukasi tentang benda bersejarah yang ada di Kota Bima.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

pengilon

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and ...