JURNAL KOLABORASI
Vol 6, No 2 (2020): Agustus 2020

PELAKSANAAN MUTASI PEJABAT STRUKTURAL DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TAKALAR

Muhammad Asrul (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Burhanuddin Burhanuddin (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Abdi Abdi (Universitas Muhammadiyah Makassar)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2020

Abstract

ABSTRACTThis study purposed to analyze and describe the implementation of structural official mutation in the Regional Government of Takalar Regency. This study used qualitative research with case study type. This study was collected through observation, interviews, documentation and literature study. Data validation were data triangulation, techniques and time and then analyzed through data reduction, data presentation and  conclusions. The results of this study showed that the implementation of structural officer transfers in the Regional Government of Takalar Regency was not fully implemented with rules such as rotation not paying attention to environmental saturation / atmosphere, while promotion only paid attention to rank and work performance without paying attention to employee competency and Latpim participation was only an additional requirement and demotion was not a final assessment. from the Performance Appraisal Team, however, the Regent's decision must be the final decision so that it was not  known well that the performance of the official concerned was transferred.Keywords: State Civil Apparatus, HRM and MutationABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pelaksanaan mutasi pejabat struktural di Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif tipe studi kasus. Data penelitian ini dikumpul melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Pengabsahan data dilakukan melalui triangulasi data, teknik dan waktu lalu dianalisis melalui melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan mutasi pejabat struktural di Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar belum sepenuhnya dengan aturan seperti rotasi tidak memperhatikan kejenuhan/suasana lingkungan sedangkan promosi hanya memperhatikan kepangkatan dan prestasi kerja tanpa memperhatikan kompetensi pegawai dan keikutsertaan Latpim hanya menjadi syarat tambahan saja serta demosi bukan menjadi penilaian akhir dari Tim Penilai Kinerja akan tetapi harus keputusan Bupati sebagai keputusan akhir sehingga tidak diketahui dengan baik kinerja pejabat yang bersangkutan dimutasi. Kata Kunci: Aparatur Sipil Negara, MSDM dan Mutasi Jabatan

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

kolaborasi

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik is an-Opened Access journal and published three times a year every April, August and December. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik received articles from research findings and new scientific review articles. The aims of this journal is to publish research ...