Anak jalanan merupakan salah satu potret kemiskinan di daerah perkotaandi Indonesia. Mereka menjalani kehidupan yang keras, tidak hanya untukmenghidupi diri mereka, namun kadang-kadang mereka juga harusmenghadapi orang-orang dewasa yang seringkali melakukan kekerasan dalamberbagai bentuk terhadap mereka. Kehidupan jalanan yang keras dan tanpapengawasan orang dewasa merubah pola dan sikap mereka sehingga membuatmereka melakukan hal-hal yang dianggap tidak wajar untuk seorang anak.Mereka memecahkan persepsi masyarakat yang sudah terbentuk tentangkehidupan seorang anak. Kehidupan mereka oleh banyak ahli sosiologidisebut sebagai sebuah bentuk dari sub kebudayaan (sub-culture) dari budayamasyarakat yang ada. Namun dibalik kerasnya hidup dan sikap mereka,bagaimanapun mereka tetaplah anak-anak yang membutuhkan perlindungan.Pendekatan yang dilakukan harus bisa memahami suara-suara mereka, jikatidak, segala upaya membantu dan melindungi mereka akan sia-sia.Kata kunci: anak jalanan, hak anak, sub-kebudayaan
Copyrights © 2011