Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang ada di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil observasi awal di MAN Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, fakta yang diberikan masih rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa, terlihat dari jawaban soal yang diberikan. Hal ini disebabkan oleh guru yang lebih aktif dalam proses belajar mengajar, sedangkan siswa hanya ditempatkan sebagai penerima informasi saja. Sesuai dengan masalah yang diteliti maka metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen karena adanya hubungan sebab akibat antara dua variabel. Penelitian ini dilaksanakan di MAN Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI MIA Semester Genap tahun ajaran 2019/2020. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah seluruh siswa kelas XI MIA MAN Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaning dalam mengajarkan matematika pokok bahasan polynomial (suku banyak) pada kelas XI MIA MAN Sungai Gelam yaitu: (1) Berdasarkan hasil posttest diperoleh nilai kemampuan penalaran matematis siswa kelas sampel pada materi polynomial (suku banyak) untuk kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining memperoleh rata-rata 75 dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran inside outside circle memperoleh rata-rata 67. Berdasarkan hasil akhir dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaning lebih tinggi dari model pembelajaran inside outside circle kelas XI MIA MAN Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi.Kata kunci: kemampuan penalaran, Student Facilitator And Explaining, inside outside circleÂ
Copyrights © 2020