Instrumen soal yang baik dan kreatif sangat menentukan hasil penelitian dan evaluasi pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran kimia. Training pra-instrument memberikan bekal keterampilan kepada calon guru kimia untuk membuat soal instrumen yang baik dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer assessment terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa tingkat akhir pendidikan kimia ditinjau berdasarkan kemampuan awal dalam training pra-instrument. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester tujuh Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjary tahun akademik 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasy eksperimental research). Desain yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa soal tes kemampuan awal dan angket penilaian kemampuan berpikir kreatif. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon berbantuan SPSS setelah dilakukan uji homogenitas dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peer assessment terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa tingkat akhir pendidikan kimia yang ditinjau berdasarkan kemampuan awal dalam training pra-instrument.
Copyrights © 2019