Bahan ajar yang disediakan Kemdikbud pada kurikulum 2013 berupa buku guru dan buku siswa. Khusus buku siswa menjabarkan usaha minimal siswa yang harus dilakukan untuk mencapai kompetensi yang diharapkan seperti melatihkan keterampilan proses sains. Peneliti melakukan telaah materi kurikulum didapatkan bahwa pada materi klasifikasi zat/benda cocok untuk melatihkan keterampilan proses sains. Peneliti melakukan penelitian pendahuluan kepada guru IPA SMPN 24 Banjarmasin pada tahun sebelumnya didapatkan bahwa lemahnya keterampilan proses sains siswa. Sehingga muncul gagasan dari peneliti untuk melakukan inovasi bahan ajar berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) dalam upaya meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan proses sains siswa pada materi pokok klasifikasi zat/benda.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) aktivitas guru dan siswa kelas 7E SMPN 24 Banjarmasin saat pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS (2) peningkatan keterampilan proses sains siswa 7E SMPN 24 Banjarmasin dengan pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS dan (3) persepsi siswa kelas 7E SMPN 24 Banjarmasin terhadap pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS materi pokok klasifikasi zat/benda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian PTK yakni mendeskripsikan upaya meningkatan keterampilan proses sains siswa dengan menggunakan bahan ajar berbantuan LKS dan video pembelajaran materi pokok klasifikasi zat/. Subyek penelitian adalah kelas 7 E sebanyak 36 orang yang terdiri atas 20 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 tepatnya bulan Agustus sampai dengan Oktober 2018.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan (2 x 40’) dan siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan (2 x 40’).Selama perlakuan siswa diamati oleh 2 orang observer dilengkapi dengan lembar observasi. Setelah perlakuan dilakukan test untuk mengetahui keterampilan proses sains siswa dan dilanjutkan dengan pembagian angket siswa untuk mengetahui persepsi siswa terhadap bahan ajar berbantuan LKS dan video pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS dan video pembelajaran;(1)Aktivitas guru dan siswa kelas 7E SMPN 24 Banjarmasin dengan pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS dan video pembelajaran materi klasifikasi zat /benda terjadi peningkatan dari siklus 1 (59,72%) kategori cukup ke siklus II (93,33%) ke kategori baik. (2) Peningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas 7E SMPN 24 Banjarmasin dengan pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS dan video pembelajaran materi klasifikasi zat /benda dari siklus 1 (57,23 %) kategori cukup terampil ke siklus II (81,11%) kategori terampil.(3) Persepsi siswa kelas 7E SMPN 24 Banjarmasin dengan pembelajaran menggunakan bahan ajar berbantuan LKS dan video pembelajaran materi klasifikasi zat /benda memiliki predikat baik (88,88%).
Copyrights © 2018