agriTECH
Vol 11, No 3 (1991)

Rancang Bangun Alat Ukur Curah Hujan Elektronik

Winarto Winarto (Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada)
R. Handoyo (Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada)
Bambang Hari Priyambodo (Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2017

Abstract

Kehidupan dan perencanaan dalam bidang pertanian sangat tergantung pada keadaan cuaca terutama suhu, penyinaran matahari, dan ketersediaan air. Oleh karena letak geografis Indonesia pada ekuator. maka ketersediaan sinar matahari dan terjaganya kestabilan suhu dapat terpenuhi sepanjang tahun dalam jumlah yang cukup, tetapi tidak demikian halnya dengan air, karena air pada umumnya dipenuhi dari curah hujan pada musim hujan dan saluran irigasi pada musim kemarau. Agar pemanfaatan air hujan dapat lebih elektif, diperlukan pengukuran yang tebih elektif pula. Untuk keperluan tersebut telah dibuat alat ukur curah hujan erektronik dengan menggunakan sistem konstruksi cantilever sebagai detektor, dan sistem umpan batik pada alat perekamnya (recorder), serta dengan harga yang relatif lebih murah. komponen-komponen penyusunnya mudah diperoleh di pasaran. dan kemampuan yang cukup memadai. Prototipe alat ukur curah hujan hasil rancang bangun mempunyai kepekaan 0.51329 mm panjang/(mm curah hujan), ketidaktelitian 2,57493 mm-curah hujan, dan besar ketidaktepatan 2,59153 mm-curah hujan pada tingkat kepercayaan 95%

Copyrights © 1991






Journal Info

Abbrev

agritech

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agritech with registered number ISSN 0216-0455 (print) and ISSN 2527-3825 (online) is a scientific journal that publishes the results of research in the field of food and agricultural product technology, agricultural and bio-system engineering, and agroindustrial technology. This journal is ...