Konsep dasar pendidikan karakter pertama pendidikan karakter merupakan upaya-upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat; kedua penerapan pendidikan karakter khususnya dalam pendidikan formal harus melibatkan semua stakeholders pendidikan. Pendidikan karakter tidak sekedar diajarkan tapi yang terpenting adalah dicontohkan dan diamalkan. Karena itu, keteladanan orang tua di rumah, guru di sekolah dan pemimpin di masyarakat menjadi hal yang urgen dalam mewujudkan tujuan pendidikan karakter. Pendidikan karakter dalam perspektif Islam secara substansial memiliki kesamaan dengan pendidikan akhlak, karena pada dasarnya pendidikan karakter memiliki ikatan yang kuat dengan nilai–nilai spiritualitas dan religiusitas, karenanya pendidikan karakter dalam Islam merupakan pendidikan sepanjang hayat yang menitikberatkan pada sikap positif peserta didik yang bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah, akan tetapi pendidikan karakter menanamkan kebiasaan (habituation) tentang yang baik sehingga seorang individu menjadi paham, mampu merasakan dan mau melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pendidikan karakter memerlukan keteladanan dan sentuhan mulai sejak dini sampai dewasa, sebagaimana halnya pendidikan akhlak dalam Istilah Islam.
Copyrights © 2019