Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera

ANALISIS GENDER TOKOH UTAMA WANITA DALAM NOVEL ATHIRAH KARYA ALBERTHIENE ENDAH DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA

Rizqi Mega Maulana (Universitas Muhammadiyah Purworejo)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2021

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) struktur novel Athirah karya Alberthiene Endah (2) feminisme dalam novel Athirah karya Alberthiene Endah, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Athirah karya Alberthiene Endah di kelas XII SMA. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa (1) struktur  novel Athirah karya Alberthiene Endah, yakni: (a) tema: keikhlasan dalam menghadapi permasalahan  rumah  tangga.  (b)  fakta  cerita: Tokoh  : tokoh utama: Athirah, Bapak (antagonis), dan Jussuf (protagonis); tokoh tambahan: Mak Kerra (protagonis) dan Mufidah (protagonis). Alur: campuran. Latar: latar tempat: Makassar, Bone, Makam Arab, masjid, rumah, pantai Losari, dan Restoran Malabar; Latar waktu: pagi, siang, sore, malam, dan tahun; Latar sosial-budaya: pakaian dan sarung tenun, calabai, dan perawakan khas Makassar; (c) sarana sastra: Judul: Athirah. Gaya bahasa: retoris dan kiasan. Sudut pandang: persona pertama “Aku”. Ironi: dramatis; (2) feminisme novel Athirah karya Alberthiene Endah, yakni: (a) ketidakadilan gender meliputi marginalisasi perempuan, stereotipe  atau  pelabelan  buruk,  dan  beban  kerja  yang  dialami  oleh  tokoh Athirah. (b) citra diri: aspek fisik: berparas cantik, berkulit putih, dan bermata bening; aspek psikis: tegar dalam menghadapi permasalahan, teladan dan motivator bagi orang-orang disekitarnya, pintar dan cekatan dalam berfikir, berfikir maju dalam hidup, dan baik hati kepada semua orang di sekitarnya. Citra sosial:  citra  dalam  keluarga:  ibu  dan  istri  yang  bertanggung  jawab  dalam keluarga, lemah lembut kepada anak dan suaminya, sosok teladan dalam beragama bagi keluarga, perhatian kepada anak dan suaminya, dan sabar menghadapi masalah dalam keluarga; citra dalam masyarakat: aktif berorganisasi di lingkungan masyarakat. (c) perjuangan dalam novel ini adalah berjuang melawan ketidakadilan dalam rumah tangga. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Athirah karya Alberthiene Endah mengacu pada kompetensi dasar 3.9. langkah-langkah pembelajarannya menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM). penilaian dilakukan dalam tiga aspek, yakni penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan. Kata kunci: struktur novel, analisis gender, rencana pelaksanaan pembelajaran.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

bahtera

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo ...