Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) sebagai sumber energi terbarukan yang memiliki tingkat efisiensi paling tinggi mencapai 65% merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menanggulangi kebutuhan manusia akan energi listrik. Pada sistem SOFC diperlukan sistem akuisisi data untuk mengambil, menampilkan maupun mengolah data dari sensor yang terdapat pada komponen SOFC. Sistem akuisisi data ini diaplikasikan pada multisensor dalam sistem SOFC untuk mengukur kadar gas oksigen, gas hidrogen, suhu, aliran H2 dan O2, tekanan udara, arus, dan tegangan. Parameter multisensor yang diakuisisi meliputi kadar gas oksigen menggunakan sensor ME2-O2, kadar gas hidrogen menggunakan sensor MQ-8, suhu menggunakan sensor thermocouple tipe-K dengan modul MAX6675, aliran H2 dan O2 menggunakan sensor D6F-05N2, tekanan menggunakan sensor HK1100C, arus menggunakan sensor INA219, dan tegangan menggunakan rangkaian Op-Amp. Data hasil pengukuran sensor ditampilkan melalui sebuah Human Machine Interface (HMI). Dari hasil pengujian, didapatkan suhu dengan error rata-rata sebesar 2,6%, aliran dengan regulator tangki oksigen dan tangki argon didapatkan error rata-rata 0,09 dan 0,122, tekanan udara pada bukaan valve 10° sistem hidrogen sebesar 212,93 KPa dan sistem oksigen 235,14 KPa, arus dengan error rata-rata 2,246%, tegangan error rata-rata 0,336%, kadar gas oksigen rata-rata sebesar 26,47%, dan kadar gas hidrogen rata-rata sebesar 25,6 ppm.
Copyrights © 2020