Jurnal Pendidikan Humaniora
Vol 8, No 2: June 2020

Swear Words in Early Childhood Communication

Yuli Rahayu Indriani (Early Childhood Education Department, Faculty of Education Universitas Negeri Malang)
Hardika Hardika (Early Childhood Education Department, Faculty of Education Universitas Negeri Malang)
Ach. Rasyad (Early Childhood Education Department, Faculty of Education Universitas Negeri Malang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

Abstract: There has many differ perception about the meaning of swear words in daily communication, so that this research’s aim was to described those swear word’s meaning. The focus of this research is meaning of swear words that said by children age 4-6 years in RA Al-Azhar Bantur. This research used descriptive qualitative method, thereby the collected data  was found on research field. The result showed that the swearing words commonly spoken by children was jancuk, taek, bedhes, patek, goblok, gendeng, and jangkrik. Children did not know the meaning of those swearing words, but they assume that swearing is a taboo and it is not a good thing if they did.Key words: swearing, swear words, children communication, children social lifeAbstrak:Banyak perbedaan persepsi terhadap makna penggunaan kata-kata misuh dalam komunikasi sehari-hari sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna tersebut. Fokus pada penelitian ini adalah makna kata-kata misuh yang digunakan oleh anak usia 4-6 tahun di RA Al-Azhar Bantur. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif sehingga data yang diperoleh adalah fakta di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata misuh yang biasa diucapkan oleh anak adalah jancuk, taek, bedhes, patek, goblok, gendeng, dan jangkrik. Anak tidak mengetahui makna sebenarnya, namun mereka menganggap bahwa misuh adalah hal yang tabu sehingga tidak baik jika dilakukan.Kata kunci: bicara kotor, kata kotor, komunikasi anak, kehidupan sosial anak

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JPH

Publisher

Subject

Arts Humanities Education

Description

Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan ...