Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan
Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan

Penerapan Model Creative Problem Solving (CPS) Dan Direct Instruction (DI) Terhadap Keterampilan Sosial Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pendidikan Ilmu Sosial

Durrotun Nafisah (STKIP PGRI Lamongan)
Novi Trianah Habsari (Universitas PGRI Madiun)
Mufti Riyani (Universitas Samudra)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata keterampilan sosial mahasiswa dengan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dan model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada mata kuliah pendidikan ilmu sosial. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu secara deskriptif dan kuantitatif dengan desain penelitian post test only, non equivalent control group design. Penelitian ini diawali dengan melakukan uji normalitas dan uji homogenitas variansi. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai dari p value (sig) sebesar 0,010 dengan taraf signifikan 0,05, dikarenakan 0,010 < 0,05 maka H0 ditolak. Hasil keterampilan sosial, diperoleh nilai rata-rata 94 untuk kelas eksperimen dan 75 untuk kelas kontrol. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan rata-rata keterampilan sosial mahasiswa antara model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dan model pembelajaran Direct Instruction (DI) pada mata kuliah pendidikan ilmu sosial di STKIP PGRI Lamongan (2) Rata-rata keterampilan sosial mahasiswa pada mata kuliah pendidikan ilmu sosial dengan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik dibandingkan model pembelajaran Direct Instruction (DI).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

semnas2019

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Ruang Lingkup prosiding Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan meliputi bidang Pendidikan Sosial dan Budaya, Pendidikan Kesehatan, Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan, Pendidikan Mitigasi Bencana, Pendidikan Karakter dan Kearifan Lokal, Pendidikan Literasi, Bahasa, Sastra dan Seni, ...